Oleh: Zian Armie Wahyufi
Sebenarnya, sudah satu tahun saya menyelesaikan pendidikan di Pondok Pesantren Al Falah Putera, namun entahlah, sepertinya Forum Pena Pesantren telah menjadi darah dan daging.
***
Baca lanjutannya......
Oleh: Zian Armie Wahyufi
Atas Namamu
Aku hanya ingin bilang
Bahwa kabut ini telah habis ditelan musim
Memuntahkan rautan-rautan wajah segala harap
Serupa tangisan bayi di tengah malam
Aku hanya ingin bilang
Bahwa mungkin ucap ini tak akan keluar
Menjelma kata-kata yang penuh putus asa
Lewat segaris musim
Aku hanya ingin bilang
Bahwa jalan ini sepi sunyi
Dan aku lumpuh sebelum kau tekuk
Bahwa aku menangis atas namamu
April 2009
(Literasi edisi I)
Baca lanjutannya......
Oleh: M. Ansyar
Kemilau Cahaya Hari
Yang kulihat dari masa depanku hanyalah sebuah musim dingin
Di sana...
Takkan lagi ada kilauan cahaya jingga di hari yang memanja
Di sana...
Takkan ada lagi harapan dan doa yang dititipkan pada bentangan pagi
Semuanya begitu sepi....
sunyi....
sunyi....
sunyi.....
dan sunyi....
Aku tak bisa berbuat banyak
hanya berharap,
esok hari akan ada !
Aku sadar diriku
hanya sebutir buih di lautan
yang bisa lenyap kapan saja
begitu angin mengguncang ombak
Namun
Doa ini takkan kusimpan
Harapan ini takkan hilang;
Bukan hanya semusim di hari esok
Tetapi musim semi yang memekar
Menghapus segala resah!
Kemilau cahaya hari....
10-02-2010
Baca lanjutannya......
Oleh: Imam Budiman
Puisimu
Ini rangkaian tak bermakna
Tiap hurufnya tak memberi mustika yang indah
Tapi, jika kau titi perlahan jembatan hidup
Kau akan mengerti…
Dan saat ini kau tlah sampai di hari bahagia
Dengarlah bisik doaku
Yang kupanjatkan di setiap helaian nafasku
Ku slalu berdoa pada Ilahi
Semoga kau dapat menepati hidup di awal barumu
-amin!-
Lukislah lembaran kartonmu
Yang sewarna dengan jalan Tuhanmu
Di hari jadimu ini kuucapkan:
“HAPPY BIRTHDAY”
(lain kali jangan sertakan bahasa yang kurang kusenangi)
Sobat…
Semoga kau dapat menggapai cita dan cinta tanpa
harus lupa pada Sang Pencipta
23 Desember 2008
(Surat ulang tahunku yang ke-14)
Baca lanjutannya......
Judul: Teriakan Bisu
Kategori: Antologi Pusi
Penulis: Zian Armie Wahyufi, Imam Budiman, M. Ansyar (Forum Pena Pesantren)
Penerbit: Tahura Media
ISBN: 978-602-84140-8-1
Tebal: vi + 74 halaman
Ukuran: 14 x 21 cm
Harga: Rp. 22.000,-
Teriakan Bisu, Kado 4 Tahun FPP
Tanpa terasa, empat tahun sudah Forum Pena Pesantren (FPP) berdiri sejak 20 Agustus 2007 silam. Cukup lama, sementara rasanya begitu sedikit apa yang telah kami hasilkan. Maka, selain sebagai kado ulang tahun untuk FPP, semoga saja terbitnya buku ini bisa mengurangi kegelisahan tersebut.
Yang ada di tangan Anda ini adalah buku kedua FPP, setelah kumpulan cerpen Tembok Suci (MinggurayaPRESS, April 2011). Masing-masing dari kami bertiga (Ansyar, Budi, Zian) menyumbang 20 puisi, sehingga terkumpul 60 puisi. Diurut berdasar tanggal pembuatan untuk melihat jejak kreatifitasnya. Kami sadari, tidak ada yang istimewa dari karya-karya kami ini, namun inilah sudah yang bisa kami hasilkan sampai saat ini.
Ucapan terima kasih kepada orangtua kami bertiga, sanak keluarga, mudirul ma’had Pon Pes Al Falah Putera, seluruh dewan ustadz, para karyawan-karyawati, dan dingsanak-dingsanak kami seluruh santri Pon Pes Al Falah, khususan anak-anak FPP.
Juga terima kasih yang tak terkira kepada pendiri FPP, M. Noor, dan “ustadz-ustadz” kami dalam menulis: Harie Insani Putra, Hajriansyah, Sandi Firly, Aliansyah Jumbawuya, dan Randu Alamsyah.
Salam…

