Hujan begitu deras menyapa bumi, membuat malam semakin dingin. Sebagian besar orang yang tadi mengikuti pengajian terpaksa tidak bisa pulang dan bertahan di teras mesjid. Angin yang deras semakin menyurutkan niat mereka untuk kembali ke rumah masing-masing.
“Dingin banget malam ini ya…,” keluh salah satu di antara mereka.
Di dalam mesjid, tampak Mujib tengah bersandar di salah satu tiang. Ia asik mengulang-ulang pelajaran yang diajarkan di pengajian tadi. Matanya terfokus pada lembaran “kitab kuning” di tangannya. Disebut kitab kuning karena kertasnya memang berwarna kuning agak kecoklatan. Yang menjadi ciri khas kitab kuning adalah tulisan-tulisan di dalamnya yang menggunakan bahasa Arab tanpa harakat, sehingga diperlukan ilmu gramatikal Arab untuk bisa membaca dan memahaminya yang disebut dengan ilmu Nahu.
Ia membaca sebuah hadist Nabi yang artinya kurang lebih seperti ini: “Barang siapa yang mengerjakan kerjaan suatu golongan maka ia termasuk dalam golongan tersebut.”
Baca lanjutannya......


